Birulangitid-Kabar menarik bagi mahasiswa Indonesia, khususnya para mahasiswa yang memiliki minat besar terhadap dunia hukum, kebijakan publik, ekonomi, serta isu perkembangan sistem keuangan. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (BEM FH UNS) kembali menghadirkan Semar Law Festival 2026, sebuah ajang kompetisi tingkat nasional yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, mempertajam kemampuan analisis, serta menyuarakan perspektif hukum terhadap berbagai isu yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui Semar Law Festival 2026, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkesempatan untuk berkompetisi dalam dua cabang perlombaan, yaitu Lomba Esai Nasional dan Lomba Legal Opinion. Kedua kompetisi tersebut dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi yang kuat, serta menawarkan gagasan dan solusi terhadap persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.
Semar Law Festival 2026 mengusung tema besar “Redefining Monetary Sovereignty: The Evolution of Legal Architecture and Currency Integrity”. Tema ini mengajak para peserta untuk melihat kembali konsep kedaulatan moneter serta bagaimana perkembangan sistem hukum berperan dalam menjaga integritas mata uang di tengah perubahan ekonomi dan teknologi yang semakin cepat.
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk sektor keuangan dan sistem pembayaran. Transformasi tersebut melahirkan berbagai tantangan baru yang berkaitan dengan regulasi, keamanan, kedaulatan negara, perlindungan sistem keuangan, serta posisi mata uang dalam perkembangan ekonomi global. Oleh karena itu, mahasiswa ditantang untuk memberikan analisis dan perspektif yang kritis melalui karya tulis yang didasarkan pada argumentasi yang kuat dan relevan.
Kompetisi Esai Nasional dalam Semar Law Festival 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menuangkan ide dan perspektif mereka melalui tulisan yang argumentatif dan inovatif. Peserta diharapkan mampu mengangkat isu yang sesuai dengan subtema yang telah ditentukan oleh panitia serta menawarkan pemikiran yang memiliki nilai akademik dan relevansi terhadap persoalan yang sedang berkembang.
Sementara itu, kompetisi Legal Opinion menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analisis hukum secara lebih mendalam. Dalam kompetisi ini, peserta akan ditantang untuk melihat sebuah persoalan dari perspektif hukum, mengidentifikasi isu yang relevan, serta menyusun pendapat hukum berdasarkan argumentasi dan dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kemampuan menyusun legal opinion merupakan salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa hukum. Tidak hanya membutuhkan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan, penyusunan legal opinion juga menuntut kemampuan berpikir sistematis, objektif, dan kritis. Peserta perlu mampu menghubungkan fakta, permasalahan hukum, dasar hukum, serta analisis untuk menghasilkan kesimpulan yang logis dan argumentatif.
Pendaftaran Semar Law Festival 2026 dibuka dalam beberapa periode. Untuk Batch 1, pendaftaran berlangsung mulai 28 Agustus hingga 9 September 2026. Pada periode ini, biaya pendaftaran untuk kategori Lomba Esai sebesar Rp100.000, sedangkan biaya pendaftaran kategori Legal Opinion sebesar Rp350.000.
Selanjutnya, panitia juga membuka Batch 2 pada 10 September hingga 17 September 2026. Informasi mengenai biaya pendaftaran pada periode Batch 2 dapat dipantau melalui informasi resmi Semar Law Festival 2026 dan guidebook kompetisi.
Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti kompetisi ini, proses pendaftaran telah disediakan secara daring. Peserta kategori Esai dapat melakukan pendaftaran melalui tautan uns.id/PendaftaranEsaiSLF26, sedangkan peserta kategori Legal Opinion dapat melakukan pendaftaran melalui uns.id/PendaftaranLOSLF26.
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta sangat disarankan untuk membaca guidebook Semar Law Festival 2026 secara lengkap. Guidebook menjadi sumber informasi penting yang memuat berbagai ketentuan kompetisi, pilihan subtema Esai, mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, ketentuan penulisan, timeline kegiatan, serta informasi lainnya yang perlu diperhatikan sebelum mengirimkan karya.
Guidebook kompetisi dapat diakses melalui tautan uns.id/GuidebookSLF26. Dengan membaca seluruh ketentuan secara teliti, peserta dapat mempersiapkan karya dengan lebih baik dan memastikan bahwa seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh panitia telah dipenuhi.
Bagi mahasiswa yang memiliki gagasan kritis terhadap perkembangan hukum dan sistem moneter, Semar Law Festival 2026 dapat menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas pengalaman akademik. Kompetisi ini bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk memperdalam kemampuan riset, menulis, menganalisis persoalan, dan menyampaikan argumentasi secara sistematis.
Dalam menghadapi kompetisi nasional, persiapan yang matang tentu menjadi hal penting. Peserta dapat mulai dengan menentukan isu yang menarik, mempelajari subtema secara mendalam, mencari referensi yang kredibel, serta menyusun argumentasi berdasarkan perspektif yang kuat. Untuk kategori Legal Opinion, pemahaman terhadap dasar hukum dan kemampuan menghubungkan fakta dengan permasalahan hukum menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian khusus.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari Semar Law Festival 2026. Siapkan gagasan terbaikmu, pertajam analisis, dan tunjukkan perspektif hukum yang mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan pemikiran hukum di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Contact Person kategori Esai melalui Cinta di nomor 0831-1039-3913, serta Contact Person kategori Legal Opinion melalui Arsa di nomor 0822-4314-5492.
Segera persiapkan karya terbaikmu dan manfaatkan kesempatan mengikuti kompetisi nasional ini. Semar Law Festival 2026 menjadi panggung bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, membangun argumentasi, dan menghadirkan gagasan bagi masa depan hukum serta sistem moneter.
